Home » , » Pengenalan JAVA Swing

Pengenalan JAVA Swing

Written By Nether Blog on Monday, November 2, 2015 | 2:42:00 PM

Java Swing adalah salah satu teknologi java untuk membangun Aplikasi Desktop yang berbentuk GUI (Grafik User Interface). dengan java swing, programmer dapat membuat User Interface yang Cross Platform, atau OS Independent. yang mana program yang akan kita buat tersebut akan dapat berjalan pada Sistem Operasi apa saja (sistem operasi yang mendukung java). dengan tampilan program yang relatif sama dengan yang kita buat. Swing adalah salah satu bagian dari Java Foundation Clasess (JFC), pada jfc ini juga terdapat fasilitas untuk menambahkan Rich Graphic Functionality.

Java Oracle

Komponen Swing
paket (package) dari swing menyediakan banyak class untuk membuat Aplikasi GUI, paket-paket tersebut dapat ditemukan di javax.swing, dan komponen swing sendiri dibuat menggunakan java secara menyeluruh. kesimpulannya adalah program GUI ditulis menggunakan banyak class dari paket swing. 

Java Swing merupakan teknologi terbaru yang menggantikan teknologi java sebelumnya yaitu AWT (Abstarct Widget Toolkit). perbedaan jelas terdapat pada komponen swing adalah dengan penambahan huruf J pada prefix'nya. sebagai contoh : komponen pada AWT adalah button class sedangkan pada Swing menjadi jbutton class.

dikutip dari berbagai sumber, dalam java swing terdapat 5 bagian dari swing yang sering digunakan dalam membuat program, diantaranya adalah :

  1. Top Level Container : yaitu container dasar dimana komponen lainnya diletakan contoh: Frame, Dialog, Applet yang di implementasikan dalam class JFrame, JDialog, dan juga JApplet.
  2. Intermediate Container : yaitu merupakan komponen perantara di mana komponen lainnya akan diletakan. Salah satu contoh container ini adalah class JPanel.
  3. Atomic Component : merupakan komponen yang memiliki fungsi spesifik dan biasanya user berinteraksi langsung dengan komponen jenis ini. Contohnya adalah JButton, JLabel, JTextField, dan JTextArea.
  4. Layout Manager : berfungsi untuk mengatur bagaimana posisi dari komponen–komponen yang diletakan pada container. Secara default terdapat 5 macam layout yaitu berupa class BorderLayout, BoxLayout, FlowLayout, GridBagLayout, dan GridLayout.
  5. Event Handling : untuk menangani event yang dilakukan oleh user misalnya menekan tombol, mengkilik mouse dan lain – lain.

Integrated Development Environment (IDE)

IDE (baca: I-D-E) adalah sebuah software aplikasi pendukung dalam penulisan program (dalam hal ini kode java),  guna memudahkan programmer dalam menciptakan sebuah program perangkat lunak, Biasanya sebuah IDE terdiri dari source code editor build automation tools dan debugger.

Bagi programmer yang sudah mahir, menulis program dengan text editor bukanlah menjadi masalah. Tetapi untuk pemula, akan lebih mudah menggunakan IDE.

IDE yang tersedia bermacam-macam. Untuk bahasa pemrograman tertentu sudah disediakan IDE khusus oleh pembuatnya. Ada juga bahasa pemrograman yang memiliki beberapa pilihan IDE. namun dalam bahasa java ada beberapa IDE yang cukup populer dikalangan para programmer diantaranya adalah :

  1. Eclipse : http://eclipse.org/

  2. Sebuah IDE yang dapat dijalankan di semua platform (platform - independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse :
    • Multi-platform. Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris, AIX, HP-UX, dan Mac OS X.
    • Multi-language. Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse juga mendukung pengembangan bahasa pemrograman lain seperti C/C++, Cobol, Phyton, Perl, PHP dan lain sebagainya.
    • Multi-role. Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.

  3. Netbeans : http://netbeans.org/

  4. Ini adalah IDE yang penulis gunakan, Sebuah IDE untuk pengembangan perangkat lunak dengan bahasa Java, namun bahasa lainnya seperti PHP, C/C++, dan HTML 5 juga bisa dikembangkan di NetBeans. NetBeans juga merupakan framework platform untuk aplikasi dekstop java dan yang lainnya. NetBeans IDE dibuat menggunakan java dan dapat berjalan di Windows, Mac OS X, Linux, Solaris dan platform lain yang mendukung dan kompatibel dengan JVM. NetBeans memungkinkan untuk dikembangkan dari satu set komponen perangkat lunak modular yang disebut modul. Aplikasi yang berbasis pada NetBeans (termasuk NetBeans IDE sendiri) dapat diperpanjang oleh pengembang pihak ketiga. NetBeans dibuat pada tahun 1996 sebagai Xelfi (word play on Delphi), sebuah proyek mahasiswa Java IDE di bawah bimbingan Fakultas Matematika dan Fisika di Charles University di Praha. Pada tahun 1997 Roman Stanek membentuk perusahaan sekitar proyek itu dan menghasilkan versi komersial NetBeans IDE hingga dibeli oleh Sun Microsystems pada tahun 1999. Sun mengijinkan NetBeans IDE Open-Sourced pada bulan Juni tahun berikutnya. Sejak itu, komunitas NetBeans terus berkembang. Pada tahun 2010, Sun (berikut juga NetBeans) diakuisisi oleh Oracle.

    1. Intellij IDEA : http://www.jetbrains.com/idea/

    2. Sebuah IDE untuk Java dari JetBrains. Ini tersedia sebagai sebuah edisi komunitas Apache 2 berlisensi dan edisi komersial. Dalam sebuah laporan oleh Infoworld pada tahun 2010, InelliJ IDEA menduduki peringkat 4 besar sebagai IDE untuk pengembangan perangkat lunak dengan bahasa Java. Versi awal dari IntelliJ IDEA dirilis pada tahun 2001, dan pada saat itu merupakan salah satu Java IDE yang pertama kali menyediakan kode navigasi dan kode refaktoring dengan kemampuan yang canggih dan terintegrasi. Google sedang mengembangkan sebuah produk yang disebut Android Studio, sebuah open source Android Pengembangan IDE berdasarkan edisi komunitas open source dari IntelliJ IDEA.

    Dan masih banyak lagi IDE lain yang saya tidak sebutkan, selanjutnya kita akan belajar mengenai java dan apa saja yang harus dipersiapkan untuk mulai membuat program, terima kasih. 

    0 komentar:

    Post a Comment

    Silahkan berikan komentar anda yang baik.