Home » » TKI Belajar Ngeblog di Blogdetik

TKI Belajar Ngeblog di Blogdetik

Written By Nether Blog on Wednesday, June 27, 2012 | 6:37:00 PM


Menjadi TKI, menurut saya bukanlah hal yang didam-idamkan para pekerja migran kita. Rela pergi meninggalkan kampung halaman  bertahun-tahun, hidup jauh dari keluarga di negeri orang, semuanya demi mencari penghasilan yang lebih baik.


Ada pula yang pergi menjadi TKI karena tak bisa mendapatkan pekerjaan di negeri sendiri. Semua dilakukan untuk keluarga, istri dan anak-anak mereka.

Saat merantau ke negeri orang, tentu banyak persoalan yang mereka hadapi sebagai seorang TKI. Setiap kali kita melihat pemberitaan di media cetak dan elektronik, nyatanya masih banyak TKI yang tertimpa kasus. Padahal apa yang kita lihat di media belum tentu seheboh itu kenyataannya. Persepsi yang kita lihat di media mungkin saja berbeda, dan yang tahu adalah mereka yang mengalaminya dan  yang berada di sana.

Apa yang sebenarnya terjadi seharusnya bisa diketahui melalui sharing informasi. Para TKI ini sebaiknya didukung untuk saling berbagi pengalaman sebagai citizen journalism melalui tulisan di blog, agar tidak terjadi penyesatan informasi dan persepsi. Namun sayangnya masih sedikit para TKI yang terjun di dunia blog dan tulis menulis. Padahal sekarang internet dan komputer sudah menjadi  bagian dari kehidupan sehari-hari.


Tidak terkecuali para TKI di Malaysia, saya melihat sudah banyak yang memakai smartphone, laptop, bahkan punya internet modem juga lho. Kebanyakan dari mereka banyak yang aktif di Facebook, namun masih jarang yang menulis. Karena itulah, TKI perlu dikenalkan dengan dunia blog dan tulis menulis.
Tanpa pembekalan dan keterampilan, apa yang dirasakan para TKI hanya akan terganjal  dalam hati mereka saja.

Pada hari Minggu, 24 Juni 2012 yang lalu, diadakanlah workshop blogging sehari dengan tema “Blogging and Writing, TKI Melek IT”. Acara ini berlangsung seharian, dari pukul 10.00 - 17.00 sore, bekerja sama dengan IPMI (Ikatan Pekerja Muslim Indonesia) dan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Kuala Lumpur. Turut mendukung acara: Internet Sehat, Relawan TIK dan Blog Detik yang sudah berbaik hati men-support goodie bag dan merchandise.




Kemudian, untuk menambah wawasan kepada TKI, mewakili Internet Sehat (ICT Watch) mencoba bercerita tentang perkembangan  internet dan social media di Indonesia. Bagaimana tukang becak memanfaatkan Facebook untuk menjual jasanya, bagaimana seorang ibu  rumah tangga berjualan online untuk mencari penghasilan tambahan, seperti apa dunia blog dan etika posting di internet.
Usai memberikan materi, acara pun dilanjut dengan praktek membuat blog di Blog Detik.




Blog Detik Sendiri dipilih karena engine-nya mudah,  yaitu menggunakan engine Wordpress. Selama pelatihan berlangsung, tak banyak kesulitan yang dialami teman-teman TKI, meskipun beberapa diantaranya ada juga yang lupa dengan password e-mail. Selama pelatihan, mereka pun didampingi oleh panitia yang dengan  sukarela membantu mengasisteni. Felix pun tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada teman-teman TKI untuk membekali diri dengan ilmu dan keterampilan.



Usai praktek, selanjutnya peserta dibekali dengan materi tips-tips menulis yang disampaikan oleh Nike dari Relawan TIK. Jelang satu  jam terakhir, peserta diminta untuk menulis di blog mereka masing-masing. Enam tulisan terbaik pun dipilih panitia. Selain pulang membawa ilmu, enam tulisan terbaik juga pulang membawa headset, kaos Blog Detik, CD antivirus dan booklet Internet Sehat. Acara pun ditutup oleh Pak Fandhy mewakili Bidang Pensosbud KBRI KL, terima kasih sudah membantu dan menyediakan fasilitas serta makanan khas Indonesia yang super enak. Lalu dilanjut dengan foto bersama





Setelah acara ini, teman-teman TKI diharapkan tetap semangat berbagi lewat tulisan dengan menceritakan apa yang mereka lihat dan  rasakan. Mungkin saja mereka punya pandangan yang berbeda, dan menceritakan apa yang mereka lihat dan rasakan uneg-uneg, pengalaman atau kegiatan yang orang lain tidak tahu. Para TKI ini diharapkan mau berbagi di dunia blog, khususnya lewat portal suaratki.web.id. Portal ini sendiri baru dibentuk dan dikelola oleh beberapa orang TKI juga, salah satunya Mbak Anazkia.

Dengan melek IT, permasalahan ‘buta’ informasi diharapkan dapat diminimalisir sehingga para TKI kita bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Paling tidak, mereka memiliki keterampilan saat pulang ke tanah air.

Reverensi : Blogdetik.com




0 komentar:

Post a Comment

Silahkan berikan komentar anda yang baik.